Menu

Dark Mode
Aktifitas PETI Tombi ‘Kebal Hukum’, Polda Sulteng: Kami Sudah Pantau Penambahan Kuota ke TPA Sarimukti Ditolak, Pemkab Bandung Dorong RW Kelola Sampah Mandiri Upah Minimum Masih Jauh dari Kelayakan Hidup, Buruh Banjarmasin Soroti May Day Usai Penertiban dari Bareskrim, PETI Tombi Makin Berani Hajar Hutan Lindung ‎ Giliran Iran Serang Kapal AS Usai Kapalnya Ditembak di Teluk Oman ‎ Wibawa Aparat Dipertanyakan, PETI Tombi Bangkit Lagi ‎

Headline

Ketika Cinta Itu Bernama Al-Qur’an: Perjalanan Jihan Menjaga Kalam Ilahi

badge-check


					Namanya Jihan, siswi kelas XII MA Alkhairaat Ampibabo, penghafal Al-Qur’an yang tumbuh menjadi qori muda dengan suara merdu dan bacaan yang tartil. Perbesar

Namanya Jihan, siswi kelas XII MA Alkhairaat Ampibabo, penghafal Al-Qur’an yang tumbuh menjadi qori muda dengan suara merdu dan bacaan yang tartil.

DI SEBUAH sudut Kecamatan Ampibabo, Parigi Moutong, lantunan ayat suci Al-Qur’an kerap mengalun lirih namun menenangkan. Suara itu bukan berasal dari pengeras suara masjid besar, melainkan dari seorang remaja putri berseragam madrasah. Namanya Jihan, siswi kelas XII MA Alkhairaat Ampibabo, penghafal Al-Qur’an yang tumbuh menjadi qori muda dengan suara merdu dan bacaan yang tartil.

‎Jihan bukan hanya menghafal, ia menghidupkan ayat-ayat suci lewat suaranya. Setiap makhraj huruf terasa terjaga, setiap nada mengalir lembut, seakan membawa pendengarnya untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia. Bagi para guru dan teman-temannya, Jihan dikenal sebagai sosok yang tenang, rendah hati, dan tekun. Ia tidak banyak bicara, namun saat Al-Qur’an dilantunkan, keteduhan seolah memenuhi ruangan.

Di tengah riuh tawa tamu undangan dan gemerlap pesta di Desa Tanampedagi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, lantunan ayat yang ia bacakan menjadi penanda sakral, bahwa setiap kebahagiaan sebaiknya diawali dengan doa dan keberkahan.

Tak jarang, suara merdunya mengawali kebahagiaan orang lain. Jihan kerap dipanggil dalam berbagai acara, terutama pesta perkawinan, untuk membacakan ayat suci Al-Qur’an sebagai pembuka. Di tengah riuh tawa tamu undangan dan gemerlap pesta, lantunan ayat yang ia bacakan menjadi penanda sakral, bahwa setiap kebahagiaan sebaiknya diawali dengan doa dan keberkahan. Bagi Jihan, undangan itu bukan soal tampil, melainkan tentang amanah menjaga adab Al-Qur’an di ruang-ruang publik.

‎Di balik ketekunan itu, ada doa dan dukungan orang tua. Ikra, sang ayah, dan Yul, ibunya, menjadi saksi bagaimana Jihan tumbuh dalam disiplin menghafal, memperbaiki bacaan, dan menjaga adab terhadap Al-Qur’an. Di rumah sederhana mereka, mushaf bukan sekadar kitab, melainkan teman setia. “Al-Qur’an itu bukan hanya dibaca, tapi dijaga,” begitu nilai yang ditanamkan dalam keseharian Jihan.

Kini, di ambang masa depan, Jihan tengah bersiap melangkah ke jenjang perguruan tinggi. Ia bercita-cita melanjutkan kuliah di UIN Datokarama Palu. Harapannya sederhana namun besar, bisa mendapatkan beasiswa agar langkahnya tetap ringan, agar ia dapat terus belajar tanpa membebani orang tua. Di sela-sela murajaah, doa itu kerap ia bisikkan, semoga pintu ilmu dibukakan, sebagaimana pintu-pintu ayat yang selama ini ia ketuk dengan kesabaran.

Kisah Jihan adalah potret sunyi tentang ketekunan dan harapan. Di tengah zaman yang riuh oleh gemerlap layar dan sorotan instan, ia memilih jalan yang hening: duduk bersimpuh, mengulang ayat demi ayat, menata napas, dan menjaga niat. Dari Ampibabo, suaranya mungkin terdengar pelan.

Namun bagi mereka yang pernah mendengarnya, lantunan Jihan meninggalkan gema, tentang mimpi yang sederhana, tentang masa depan yang ingin diraih dengan Al-Qur’an sebagai cahaya jalan.

Editor : Arif Sulaeman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Aktifitas PETI Tombi ‘Kebal Hukum’, Polda Sulteng: Kami Sudah Pantau

3 May 2026 - 09:07 WIB

Penambahan Kuota ke TPA Sarimukti Ditolak, Pemkab Bandung Dorong RW Kelola Sampah Mandiri

1 May 2026 - 18:42 WIB

Upah Minimum Masih Jauh dari Kelayakan Hidup, Buruh Banjarmasin Soroti May Day

1 May 2026 - 18:33 WIB

Usai Penertiban dari Bareskrim, PETI Tombi Makin Berani Hajar Hutan Lindung ‎

30 April 2026 - 20:45 WIB

Giliran Iran Serang Kapal AS Usai Kapalnya Ditembak di Teluk Oman ‎

21 April 2026 - 10:00 WIB

Trending on Collection